Kamis, 11 Oktober 2012

Kick Andy, 5.10.12

Earl Kamal Dimara
4EA08
10209910

Kick Andy, 5 Oktober 2012
Dalam tayangan Kick Andy pada hari Jum’at tanggal 5 Oktober 2012 yang lalu, topik yang diangkat oleh pembawa acara sangat menarik, yaitu tentang Nilai-nilai kejujuran & Pendidikan anti Korupsi  yang diajarkan pada anak-anak sekolah.
Bintang tamu pertama dalam acara tersebut  yaitu seorang kepala sekolah SMP Kanisius Kudus bernama Bapak Basuki Sugita, beliau merupakan seorang yang sangat peduli tentang nilai-nilai kejujuran dan pentingnya anti korupsi bagi para siswanya. diantaranya mengadakan Kantin Kejujuran, Telepon kejujuran dan Ular tangga anti-Korupsi.
    1.Kantin kejujuran merupakan salah satu tindakan beliau yang pertama di sekolahnya, memang hal ini sudah tidak asing lagi dalam sekolah dan merupakan hal yang sering kita temui di setiap sekolah awal pembukaanya kantin kejujuran ini banyak mengalami kerugian bapak Basuki, beliau terus-menerus menghimbau para siswanya agar jujur dalam bertindak dan akhirnya Kantin Kejujuran tersebut bisa berjalan lancar sampai saat ini.
    2.Telepon Kejujuran. Mekanisme penggunaanya adalah pihak sekolah yang menyediakan fasilitas telepon selular berupa GSM dan CDMA yang bisa digunakan oleh siswa untuk menelepon jika ada suatu hal yang penting, pihak sekolah memberikan tariff yang sangat murah yaitu Rp. 300,- /menit yang diharapkan dari pengadaan Telepon Kejujuran itu adalah para siswa berlaku jujur atas apa yang mereka lakukan meski pada awalnya pihak sekolah mengalami kerugian tapi sampai saat ini telepon kejujuran ini masih berjalan.
   3Ular tangga anti korupsi, yaitu suatu permainan ular tangga yang bermaksud mengajarkan siswa agar tidak melakukan korupsi yaitu dengan tidak mengambil jalan pintas dalam permainan tersebut.
Selanjutnya adalah seorang siswa SMP 2 Bandung bernama Fahma w Rosmansyah, dia adalah salah satu anak yang melawan korupsi dengan caranya sendiri yaitu dengan membuat sebuah aplikasi game untuk iPad dan produk Apple lainya, game tersebut diberi nama “Raid the Rats” yaitu sebuah game yang menggambarkan seorang pahlawan berbentuk burung garuda sebagai lambing negara Indonesia yang menghancurkan tikus-tikus dengan sebuah bamboo runcing yang diibaratkan tikus tersebut adalah sifat para koruptor itu sendiri yang berarti lincah dan licin.
 Kita bisa menyimpulkan bahwa korupsi jelas-jelas sangat tidak baik dan merugikan orang di sekitar kita, dan sangat penting menanam kejujuran dari anak-anak akan bahaya dan dampak dari korupsi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar